MPO GOLD · MARTABE

Tanggung Jawab untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Pendekatan keberlanjutan berawal dari pengelolaan dampak, perhatian terhadap keselamatan, komunikasi yang terbuka, dan komitmen untuk terus melakukan perbaikan.

PENDEKATAN KAMI

Keberlanjutan bukan sekadar pernyataan.

Kegiatan pertambangan perlu dikelola dengan memperhatikan lingkungan, manusia, serta tanggung jawab jangka panjang. Karena itu, kebijakan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi perlu menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.

Informasi keberlanjutan yang baik juga harus dapat dipahami dan ditelusuri. Setiap target, hasil, dan klaim kinerja perlu disertai konteks, periode, metode, serta sumber informasi yang relevan.

PRIORITAS UTAMA

Empat aspek tanggung jawab

Kerangka informasi untuk memahami isu utama dalam pengelolaan kegiatan pertambangan dan tanggung jawab perusahaan.

01

Lingkungan

Pengelolaan air, limbah, keanekaragaman hayati, penggunaan lahan, serta perencanaan pemulihan area terdampak sesuai persyaratan yang berlaku.

Pelajari pendekatan
02

Masyarakat

Komunikasi yang saling menghormati, pemahaman kebutuhan lokal, dan mekanisme penyampaian aspirasi yang jelas.

Pelajari pendekatan
03

Keselamatan Kerja

Identifikasi bahaya, pencegahan risiko, pelatihan, kesiapsiagaan darurat, serta pembelajaran dari insiden.

Pelajari pendekatan
04

Pelaporan

Penyajian indikator, target, hasil pemantauan, dan laporan dengan metode, periode, serta sumber yang jelas.

Pelajari pendekatan

01 · LINGKUNGAN

Memahami dan mengelola dampak lingkungan

Pengelolaan lingkungan memerlukan identifikasi aspek yang berpotensi terdampak, langkah pengendalian yang sesuai, serta pemantauan untuk mengevaluasi efektivitas tindakan.

  • Pengelolaan dan pemantauan kualitas air.
  • Pengendalian limbah dan material operasional.
  • Perhatian terhadap habitat dan keanekaragaman hayati.
  • Penggunaan lahan dan rencana pemulihan area terdampak.

Rincian program dan capaian spesifik perlu merujuk pada dokumen resmi, hasil pemantauan, serta periode pelaporan yang dapat diverifikasi.

02 · MASYARAKAT

Membangun komunikasi yang saling menghormati

Hubungan dengan masyarakat membutuhkan komunikasi yang konsisten, pemahaman terhadap konteks lokal, dan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun keluhan.

  • Dialog yang jelas dan menghormati para pemangku kepentingan.
  • Informasi yang mudah dipahami dan relevan.
  • Saluran penyampaian aspirasi yang dapat dijelaskan.
  • Tindak lanjut yang proporsional terhadap masukan yang diterima.

Informasi mengenai program masyarakat, penerima manfaat, dan hasil kegiatan harus didukung dokumentasi yang sesuai.

03 · KESELAMATAN

Menempatkan pencegahan sebagai prioritas

Keselamatan dan kesehatan kerja memerlukan pengenalan bahaya, pengendalian risiko, kompetensi yang sesuai, dan evaluasi berkelanjutan terhadap cara kerja.

  • Identifikasi bahaya sebelum pekerjaan dilaksanakan.
  • Pelatihan dan pemahaman terhadap prosedur kerja.
  • Kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
  • Evaluasi insiden dan penerapan pembelajaran yang relevan.

Klaim mengenai angka kecelakaan, jam kerja aman, atau sertifikasi hanya boleh ditampilkan jika tersedia bukti dan periode pengukuran yang jelas.

04 · PELAPORAN

Informasi yang jelas, terukur, dan dapat ditelusuri

Transparansi membutuhkan informasi yang disampaikan secara akurat, disertai konteks yang cukup, dan diperbarui ketika terdapat data atau perkembangan yang relevan.

  • Definisi indikator dan metode pengukuran.
  • Periode pelaporan serta ruang lingkup data.
  • Sumber informasi dan dokumen pendukung.
  • Penjelasan mengenai keterbatasan data bila diperlukan.

Jika data belum tersedia atau belum diverifikasi, informasi tersebut tidak seharusnya disajikan sebagai capaian yang telah terbukti.

KOMITMEN JANGKA PANJANG

Prinsip yang mendasari tanggung jawab

Keberlanjutan membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan, evaluasi, dan komunikasi informasi kepada para pemangku kepentingan.

01

Pencegahan

Mengenali risiko dan mempertimbangkan dampak sebelum mengambil tindakan.

02

Pemantauan

Menggunakan informasi yang relevan untuk menilai kondisi dan efektivitas pengendalian.

03

Transparansi

Menyampaikan informasi dengan konteks dan bukti yang dapat ditelusuri.

04

Perbaikan

Menjadikan evaluasi dan pembelajaran sebagai bagian dari proses berkelanjutan.

INFORMASI LEBIH LANJUT

Transparansi dimulai dari komunikasi yang terbuka.

Hubungi kami untuk pertanyaan, permintaan informasi, atau komunikasi mengenai materi yang tersedia di situs ini.

Hubungi Kami